Blog Informasi Gaya Hidup Sehat

Aksi Emak-Emak Memasak Tumbuhan Liar Jadi Lezat, Chef Juna dan Juri Master Chef Tertarik Colab?

Aksi Emak-Emak Memasak Tumbuhan Liar Jadi Lezat, Chef Juna dan Juri Master Chef Tertarik Colab?

Aksi emak emak memasak berbahan tumbuhan liar menarik perhatian. Mungkinkah aksinya menarik perhatian arachef tersohor juri Master Chef? Aksi ibu yang jadi bintang utama di akun YouTube Caraku Memasak ini tampaknya bisa jadi pasangan untuk teman colab chef Juna, Chef Arnold, bahkan Chef Renata, harus colab dengan seorang emak emak yang jago memasak tumbuhan tumbuhan liar.. Dalam setiap tayangannya, emak emak ini selalu menyebut dirinya ibu.

Lokasi pengambilan gambar konten youtubenya sebagian besar diambil di wilayah Pangandaran, Jawa Barat. Dalam konten itu, ibu ini menunjukkan kemampuannya memasak berbagai tumbuhan liar. Tumbuhan liar yang pernah ia masak, antara lain bunga keok, teratai, lampuyang, eceng gondok, talas, dan lainnya.

Rata rata tumbuhan liar itu dimasak dengan model tumis. Dalam setiap kontennya, ibu juga menjelaskan secara detail ciri ciri tumbuhan liar yang dapat dikonsumsi. Misalnya seperti bunga keok, ia menjelaskan kepada penonton bahwa di sekitar bunga keok ada bunga lain yang mirip dan tak dapat dikonsumsi. Dia pun menjelaskan ciri cirinya.

Sedangkan teratai, ibu juga menunjukkan bahwa yang bisa dimasak adalah bagian dalam bunga dan batangnya. Masih banyak tanaman lain yang dimasak oleh si ibu.Salah satunya pohon kelapa. Tetapi yang bisa dimakan adalah bagian umbutnya. Dari sederet kontennya, dapat diketahui dari mana si ibu bisa memperoleh kemampuan memasak berbagai jenis tanaman liar.

Ternyata, ibu dan neneknya yang kerap membuatkan makanan dari tanaman tanaman liar. Ya, tampaknya Chef Renata, Chef Arnold, dan Chef Juna harus berkolaborasi dengan si ibu untuk memasak tumbuhan liar. Melansir dari tayangan kanal YouTube Arnold Poernomo yang diunggah pada Selasa (19/11/2020), tiga juri MasterChef Indonesia, Arnold Poernomo, Juna Rorimpandey, dan Renatta Moeloek menjawab pertanyaan yang dilontarkan netizen.

Salah satunya menyoroti tindakan juri yang kerap membuang atau melepeh masakan dari kontestan. "Seburuk apa sih rasa masakan peserta yang sampai dilepeh gitu padahal masakannya kelihatan fine aja di mataku?" tanya salah seorang netizen yang ikut berkomentar. Dan ya, Chef Juna yang selama ini sering tertangkap kamera sering melakukan hal demikian langsung angkat bicara. Bukan tanpa sebab, hal itu memang bisa saja terjadi apabila saat menyantap masakan kontestan rasanya tidak enak.

Gegara hal tersebut, Chef Juna secara otomatis menyebut mulutnya akan merespon hal demikian dengan memuntahkan makanan yang dicicipinya. Tak ada niat untuk tidak menghargai atau berperilaku tak sopan, menurut Chef Juna hal tersebut bagian dari refleks seorang manusia saat merasakan ada makanan aneh yang masuk ke mulut. "Ini bukan masalah sopan tidak sopan, tapi kalau memang terlalu asin dan masuk mulut kalian, apa kalian tidak akan bereaksi untuk mengeluarkannya?" ujar Chef Juna.

"That's reflex," tambah Chef Juna. Chef Juna bahkan kerap dicap sebagai juri kejam dalam acara tersebut gegara tindakannya yang melepeh makanan. Tak cuma Chef Juna, Chef Renatta juga ikut angkat bicara perihal tindakan melepeh masakan kontestan.

Dan ya, menurutnya tak jarang ada peserta yang masakannya memang tidak enak. Hal itu wajar terjadi karena kepanikan saat memasak di bawah tekanan dan harus bersaing dengan kontestan lainnya. Akibat hal tersebut, tak jarang kegagalan dalam memasak tak bisa dihindari.

"Orang panik bikin masakan gagal ya banyak, maksudnya gagal, ya gagal total," beber Chef Renatta. "Kalau pun saya dikasih gratis pun saya buang," tambahnya. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *